Selasa, 12 September 2017

"NOVIANTIKU"
by: hadi

dikala malam datang
disitulah aku merasa resah
bukan resah karena akan gelap
tapi aku resah karena tak dapat lagi
memandang wajah cantikmu
senyumanmu yang selalu memikatku
sangat manis jika kupandangi
dan aku tak dapat berpaling
walau sedetikpun
karna aku sungguh jatuh hati padamu
kau wanita yang kucinta
kau wanita yang kuharapkan
kau yang membuat hidupku berarti
dan kau yang membuat aku bertahan
bertahan dari terjangan badai
yang kan menerpa diriku jauh
terbuang di atas kenistaan
sungguh kau bidadariku
yang datang tuk menemaniku
kau pujaan hatiku
simanis noviyanti

Rabu, 02 Agustus 2017

curahan hatiku
aku hadi, aku jatuh cinta pada seorang gadis yang seumuran denganku, namanya NOVIYANTI
dia gadis yang manis dan mempesona, aku pertama kalinya jatuh cinta padanya pada pandangan pertama, sejak saat itu aku selallu memikirkannya dan sampai arut-larut aku memikirkan dia, aku menyimpan rasa itu begitu sangat lama dan pada suatu ketika entah itu saat yang tepat atau tidak aku mrngungkapkan perasaanku ini padanya dan ternyata diapun mempunyai perasaan yang sama terhadapku tapi sementara itu hanyalah 50%. dan akupun tak mempermasalahkan itu karna aku yakin dengan berjalannya waktu pasti rasa itu semakin tumbuh dan besar. memang setelah aku mengungkapkan perasaanku itu aku merasa sedikit lebih dekat dengannya, dan kita tidak pacaran karena kupun ingin menjaganya dengan percya dengannya.hinga berjalannya waktu hubunganku dengan dia terasa agak menjauh dia ndak pernah cerita soal apapun denganku tapi malah dengan orang lain, padahal dari awal kita sudah saling berbicara dan akan saling membagi keluh kesah kita, tapi dia ndak pernah cerita sama aku, dia lebih memilih cerita dengan orang lain, yah,,, aku sadar aku bukan siapa-siapa dia dan aku bukan apa-apa baginya, setiap aku tanya dia bilang ndak ada apa-apa dan bilang baik-baik saja, tapi itu berbanding terbalik dengan yang ia alami dan ia ceritakan ke orang lain.
disisi lain aku sering sakit hati karena sikapnya dan tingkah lakunya, aku memang diam orangnya tapi aku mudah sakit hati jika hal itu menyangkut perasaanku. aku daim tapi dia tak mengerti perasaanku atau memang ndak mau mengerti sama sekali dengan perasaanku, yah mungkin dia lebih nyaman dengan yang lain, karna apa sih aku? orangnya cuek, ndak bisa banyak bercanda, kaku, ngmongnya monoton, dan membuat orang jenuh, yah itulah aku,
sebenarnya selama ini aku sering sakit hati karena sikapnya dia ke orang lain bisa enjoy tapi mengapa kalau dengaku sikapnya diam, dingin, dan bahkan bisa dibilang ndak ngmong kalau ndak ada hal penting yang diomongkan, aku sering sakit jika dia dekat dengan cowok lain walaupun orang itu aku mengenalnya dan yang aku sesalkan kenapa dia ndak bisa jaga sikapnya sedikit saja untukku, kenapa dia ndak bisa sedikit saja menjaga perasaanku? didepan mataku dia bercanda dengan cowok lain dan orng itu sering godain dia, tapi mengapa dai ndak pernah menyadari hal itu? huhff,,, inilah mungkin yang dinamakan belajar tentang kesabaran dalam menjalani cinta,
walaupun sikapnya yang seperti itu entah kenapa aku ndak pernah sama sekali merasa ingin menjauh darinya dan sebaliknya malah aku semakin tertantang untuk semakin dekat dengannya, walaupun dia seperti itu denganku aku tetap sayang dan cinta banged sama dia, entah bagaimanapun perlakuannya terhadapku aku selalu setia menunggunya dan menemaninya, aku ingin dia menjadi pendamping hidupku kelak, aku tahu mendapatkannya tidak mudah dan tidak bisa dalam jangka waktu cepat, tapi aku yakin bisa mendapatkannya dan semoga saja dia membuka hatinya sepenuhnya untukku dan mau bersamaku menjalani hidup bersama-sama,

novi bukalah hatimu sepenuhnya untukku, aku tahu mungkin itu berat bagimu, tapi aku kan selalu menunggu sampai kapanpun kau buka hatimu seluruhnya untukku, aku sayang sama kamu nov, aku kan terima perlakuanmu sementara ini kepadaku karena aku yakin itu tanda sayang dan cintamu kepadaku, aku kan selalu sabar menunggumu nov, dengan menyimpan 50% perasaanu yang kau berikan padaku, novi sadarlah aku mncintaimu tanpa sebab dan aku menyayangimu tanpa alasan apapun, aku tulus mencintaimu dan menyayangimu nov, sadarlah aku disini membuka seluruh hatiku untukmu, aku selalu menunggumu nov, untuk mendekat kepadaku, selalu nov selalu kutunggu hadirmu sepenuhnya untukku, aku tahu kau tak terlalu memikirkan cinta aku tahu kau fokus pada kariri dan masa depan, akupun juga begitu novi, tapi janganlah kau sepelekan perasaan orang yang menyayangimu dengan tulus dan tanpa sebab,


=>datanglah novi jangan berlama-lama aku menunggumu dalam kediamanku, datanglah, hampiri diriku dengan pelan, I LOVE YOU NOVIYANTI (SIMANIS)

Senin, 20 Maret 2017

perasaan yang kupendam



Maaf Aku Mencintaimu
Kary: aini

Maaf ku mencintaimu
Karna ku tak tahu mengapa
Karna ku tak tau bagaimana
Rasa ini hadir dengan tiba-tiba dalam hidupku
Sekarang yang ku tau kuingin dirimu
Walau kuterluka
Dan biarkan rasa ini kan mati
Tanpa harus dipaksa
Maaf aku mencintaimu
Biarkan rasa ini hadir dan mati sendiri
Biarkan rasa ini hidup dalam hatiku
Walau kutakbisa memilikimu
Maaf aku mencintaimu
Meskipun ku tau kau tak mencintaiku
Walau terkadang perih terasa menyakitkan dihatiku
Cinta yang tak terbalas dan tak kan mungkin milikimu
Sekali lagi maaf aku mencintaimu
Namun hatiku tak bisa pungkiri
Akan cinta yang ada untukmu
Izinkan aku tetap mencintaimu
Walau aku kan terluka olegh cinta ini
Biarpun kau tak tau
Ku terluka olehmu

to: she is sweet girl => semoga mengerti entah sampai kapanpun maaf ya...!!!

Selasa, 07 Maret 2017

makalah pelapisan sosial budaya



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Alam adalah tempat kehidupan.Alam dalam arti luas memiliki makna yang setara dengan dunia alam, dunia fisik, atau dunia materi mengacu kepada fenomena dunia fisik dan juga kehidupan secara umum.Meskipun manusia adalah bagian dari alam, kegiatan manusia sering dipahami sebagai kategori terpisah dari fenomena alam lainnya. Kata alam mungkin mengacu secara umum ke berbagai jenis tanaman hidup dan hewan, dan dalam beberapa kasus ke proses yang berhubungan dengan benda mati – mengenai keberadaan jenis-jenis tertentu suatu benda dan bagaimana mereka berubah dengan sendirinya, seperti cuaca dan geologi di Bumi, dan materi serta energi dari mana semua hal-hal tersebut tersusun darinya.[1] Kata ini sering diartikan sebagai "lingkungan alam" atau hewan liar, batu, hutan, pantai, dan secara umum hal-hal yang belum diubah secara substansial oleh campur tangan manusia, atau yang bertahan meskipun ada intervensi[2] manusia.
Dengan perubahan alam tersebut memberikan banyak perubahan pada makhluk hidup yang ada didunia ini dan selain itu juga memberikan perubahan pula pada kondisi sosial dan budayanya.Kebudayaan yang lahir dimasyarakat disebabkan oleh alam misalnya daerah pantai utara yang gelombangnya cenderung lebih besar memuat masyarakat sekitar pantai utara berinisiatif membuat perahu bercadik agar seimbang saat berlayar.Sebaliknya pantai selatan yang gelombangnya lebih kecil tidak memakai perahu bercadik saat berlayar. Begitu pula cara berbicara orang pesisir  dengan orang daerah pegunungan yang berbeda. Orang pesisir cenderung keras dalam berbicara karena tekanan angin di pesisir lebih kencang dari pada pegunungan sehingga orang pegunungan berbicara lebih halus.selain itu kondisi alam Indonesia yang lumayan panas mengakibatkan orang Indonesia berpakaian tidak terlalu tebal dibangdingkan dengan orang jerman yang kondisi alamnya bersalju mengakibatkn mereka berpakaian tebal.



B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian pelapisan sosial dan budaya?
2.      Bagaimana pengaruh alam terhadap pelapisan social dalam keanekaragaman?
3.      Bagaimana pengaruh alam terhadap pelapisan budaya dalam keanekaragaman?

C.     Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui pengertian pelapisan social dan budaya.
2.      Mengetui pengaruh alam terhadap pelapisan social dalam keanekaragaman.
3.      Bagaimana pengaruh alam terhadap pelapisan budaya dalam keanekaragaman.
















BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian pelapisan sosial dan budaya

1.      Pelapisan sosial
Masyarakat terbentukdari individu-individu yang memiliki latar belakang yangsangat berbeda sehingga membentuk masyarakat heterogen[3] yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial.Dengan terbentuknya kelompok sosial ini terbentuklah pelapisan sosial.Masyarakat tidak dapat terbayangkan tanpa adanya individu begitupun sebaliknya individu tidak dapat dibayangkan tanpa adanya masyarakat. Individu dan masyarakat adalah komplementer ini terlihat dari kenyataan yang menyatakan bahwa :pertama manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukan pribadinya, kedua individu mempemgaruhi masyarakat dan bahkan dapat menyebabkan pengaruh besar terhadap suatu masyarakat.
Istilah stratifikasi berasal dari kata strata tau stratum yang berarti lapisan.Oleh Karen itu, social stratification sering diartikan sebagai pelapisan masyarakat. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan (status) yang sama menurut ukuran masyarakatnya berada dalam satu lapisan.
Pitrim A. Sorokin memberikan definisi pelapisan masyarakat sebagai berikut “pelapisan masyarakat adalah perbadaan penduduk atau masyarakat dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hirearkis)”.  Theodorson dkk didalam  dictionary of sociology  mengungkapkan lebih lengakap lagi makna pelapisan masyarakat yaitu pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapatv didalam system sosial (dari kelompok kecil sampai masyarakat) didalam hal perbedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan. Masyarakat yang berstratifikasi sering dilukiskan sebagai suatu kerucut atau piramida.Lapisan paling bawah lebar dan semakin keatas semakin menyempit.[4]
Didalam organisasi masyarakat primitif yang belummengenal tulisan sudah ada pelapisan masyarkat. Hal ini terwujud berbagai bentuk sebagai berikut :
1.      Adanya kelompok berdasaarkan jenis kelamin dan umur  dalam pebedaan hak dan kewajiban.
2.      Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak-hak istimewa.
3.      Adanya pemimpin yang paling berpengaruh.
4.      Adanya orang-orang yang dikecilkan diluar kasta dan orang yang diluar perlindungan hokum (cutlaw men).
5.      Adanya pembagian kerja didalam itu sendiri.
6.      Adanya pembedaan standar ekonomi dan didalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum.
Pelapisan sosial tidak terjadi begitu saja. Tetapi mempunyai beberapa penyebab terjadinya pelapisan sosial, yaitu:
1.      Terjadi dengan sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya.Pengakuan terhadap kekuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya.Karena sifatnya yang tanpa disengaja inilah, bentuk pelapisan dan dasar dari pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan yang masyarakat tempat sistem itu berlaku.
Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya, kedudukan seseorang secara otomatis berada pada suatu strata atau pelapisan, misalnya karena usia tua, pemilikan kepandaian yang lebih, atau kerabat pemuka tanah, seorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.
2.      Terjadi dengan disengaja
System lapisan yang disusun dengan segaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama.Didalam system pelapisan ini ditentukan secara jelas dan tegas menganai adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaan ini, maka didalam organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang ditempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi, baik secara vertical maupun horizontal.
System organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua system, yaitu:
a.       System fungsional : merupakan pembagian kerja kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya kerja sama antar kepala seksi.
b.      System skalar : merupakan  bagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah keatas (vertical).
Dalam pelapisan sosial terdapat Pembagian system menurut sifatnya dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
a.       System pelapisan masyarakat tertutup
Didalam pelapisan ini perpindahan anggota masyarakat  tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa. Satu-satinya jalan untuk menjadi suatu anggota dari lapisan dalam masyarakat adalah akibat kelahiran. System pelapisan masyarakat tertutup bisa kita temui di india yang masyarakatnya mengenal system kasta. Seperti kita ketahui masyarakat india terbagi dalam beberapa kasta yaitu kasta Brahmana (pendeta), kasta ksatria (prajurit), kasta waisya (pedagang), kasta sudra (rakyat jelata), dan paria (gelandangan dsb).

b.      System masyarakat terbuka
Didalam system ini, setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh kelapisan yang ada dibawahnya atau naik kelapisan yang diatasnya.System ini dapat lita temikan misalnya didalam masyarakat diindonesia sekarang ini.Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduku segala jabatan bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu.Sebaliknya, orang juga bisa turun dari jabatannya bila dia tidak mempertahankannya.
2. Budaya.
Didalam suatu kelompok individu atau masyarakat banyak sekali kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat.Kebiasaan itu terjadi secara spontan dan terus menerus hinga turun-temurun ke anak cucu.sehingga lambat laun kebiasan itu beubah menjadi sebuah kebudayaan.
Budayaatau kebudayaan barasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak daru buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa inggris kebuayaan disebut culture yang barasaldari kata latin colore, yaitu mengoalh atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari geneasi kegenerasi.[5]Budaya tebentuk dari banyak unsur yang rumit termasuk system agama dan politik, adat istiadat, bahasa perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Bahasa sebagaimana juga budaya merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis.Ketika seeorang berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menysuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikn bahwa budaya itu dipelajari.Budaya adalah suatu pedoman hidup menyeluruh.Budaya bersifat kompleks, abstark, dan luas.Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikasi.Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetap dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memproleh martabat dan pertalian dengan hidup mereka. Dengan demikian budayalah yang menyediakan  suatu kerangka kohoren[6] untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Para ahli berpendapat berbeda-beda mengenai budaya, mereka memandang budaya dari sudut pandang yang berbeda diantaranya
1.      Herskovit memandang kebudayaan sebagai suatu yang turun temurun dari satu generasi kegenerasi yang lain yang kemudian disebut sebagai superorganik.[7]
2.      Andreas eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai social, noma social, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur social, religious dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan inteektual, dan artistic yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
3.      Selo sumardjan dan soelaiman soemardi kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah suatu yang akan mempengeruhi tngkat pengetahuan dan meliputi sitem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak[8].
Dalam budaya terdapat banyak unsur-unsur yang terkandung didalamnya. Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayan, antara lain:
1.      Melvile J. herskovitnmenyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
a.       Alat teknologi
b.      System ekonomi
c.       Keluarga
d.      Kekuasaan polotik
2.      Bronislaw melinowski mengatakan ada 4 unsur pokok, meliputi:
a.       System norma social yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan lungkungan alam sekelilingnya.
b.      Organisasi ekonomi
c.       Alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk penidikan (keluarga dan lembaga pendidik utama)
d.      Rganisasi kekuatan (polotik)
3.      C. kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal, yaitu:
a.       Bahasa
b.      System pengetahuan
c.       System teknologo, dan peralatan
d.      System kesenian
e.       System mata pencaharian hidup
f.       System religi
g.      System kekerabatan,dan organisasi kemasyarakatan
Dalam kebudayaan terdapat wujud dan komponen yang ada didalamnya, menurut J.J. hoeningman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktifitas, dan artefak
a.       Gagasan (wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumoulan ide-ide, gagasan, dan nilai-nilai norma-norma, peraturan dan sebagainya yang sifatnya abstak.Tidak dapak diraba ataupun disentuh.Wujud kebudayan ini terletak dalam kepala-kepala atau dialam pemikiran warga masyarakat.
b.      Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.Wujud ini sering pula disebut dengan system social.System social ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya.
c.       Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dai aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyrakat berupa benda-benda atau hl-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud adalah kebudayaan.
Dalam sebuah kebudayaan tidak terlepas dari yang namanya keseian karena dalam kebudayaan pasti menimbulkan kreativitas-kreativitas dari sekelompok masyarakat tersebut.Seni adalahperwujudan kekaguman dan sekaligus penghargaan manusia terhadapeindahan dan nilai-nilai yang ditemuinya.[9] Seni dapat pula dikatakan sebagai keunggulan mausia diantara makhlik-makhluk yang lain ciptaan tuhan. Lewat seni mnusia dapa mencari identitas diri mereka.
Seperti yang kita ketahui, seni diciptakan bukan untuk mengabadikan keindahannya yang bersifat indrawi, melainkan ga dimaksudkan untuk menyamoaikam gagasan tau ide-ide dan nilai-nilai yang menjadi dambaan setiap insan manusia.
B.     Pengaruh alam terhadap pelapisan social dalam keanekaragaman
a.        Terhadap Kondisi Ekonomi
Dari segi ekonomi, kondisi penduduk berkaitan erat dengan kondisi geografis tempat penduduk itu berada.Dalam usaha memenuhi kebutuhannya, penduduk berusaha beradaptasi dengan lingkungannya dan memanfaatkan lingkungannya.
Contoh penduduk beradaptasi dengan lingkungannya ialah jika dia tinggal di desa, kegiatan ekonomi yang dapat dilakukannya berkaitan dengan kegiatan agraris, seperti bertani dan berladang atau beternak. Jika dia tinggal di kota, kegiatan ekonomi yang dapat dilakukannya ialah berdagang atau bekerja di kantor atau pabrik.
b.      Wilayah tempat tinggal
Kehidupan di Pegunungan Kapur
Pegunungan maupun perbukitan karst (Conical Hill) terdiri atas bukit-bukit batu gamping yang berbentuk membulat dan kerucut.Antara bukit-bukit tersebut terdapat lembah-lembah yang relatif sempit yang dikenal dengan dolina, yang dapat juga terisi air hingga membentuk telaga atau danau kecil.Kondisi seperti ini mempengaruhi persebaran permukiman.
Apabila dilihat secara makro permukiman yang terbentuk mempunyai pola tersebar. Jarak antar permukiman relatif jauh, demikian juga jarak antar rumah satu dengan rumah yang lain. Akan tetapi, ada tempat-tempat yang terdapat sumber air, jarak antar rumah relative dekat, dan membentuk persebaran rumah yang mengelilingi  sumber air, baik telaga atau air tanah yang berupa sumur maupun sungai bawah tanah. Jadi secara umum pemukiman penduduk di daerah ini berbentuk memusat.
Pada umumnya mata pencaharian penduduk sangat terkait dengan kondisi lahan yang sebagian besar berupa lahan kering.Contohnya petani di lahan kering.Ketersediaan air di pegunungan kapur dapat terdeteksi dari pola pengalirannya. Air hujan yang jatuh ke permukaan Bumi meresap ke dalam tanah dan melarutkan batuan-batuan yang dilaluinya. Proses inilah yang akhirnya membentuk gua dan sungai bawah tanah. Keberadaan sungai bawah tanah otomatis akan mengurangi aliran permukaan. Akibatnya, wilayah pegunungan kapur tampak kering.Sementara itu, untuk mengambil air dari sungai bawah tanah umumnya sulit karena kedalaman sungai.Kurangnya ketersediaan air tersebut membuat wilayah ini kering, penggunaan lahannya pun menjadi terbatas.Kegiatan pertanian juga tidak berkembang karena pada umumnya pengairan hanya mengandalkan hujan.
Kehidupan di Pesisir
Sebagai kawasan yang dikenal dengan negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak potensi keindahan alam pantai yang menakjubkan.Keindahan tersebut merupakan paduan dari hamparan biru laut yang luas dan daerah pantai sepanjang tepi pulau.Daerah pantai sering dijadikan sebagai tempat melepas lelah, menghilangkan stres, bermain, dan berlibur.Tidak heran banyak daerah pantai berkembang menjadi objek wisata.
Kehidupan di Dataran Rendah
Pada umumnya dataran rendah di Indonesiamerupakan dataran hasil endapan oleh air atau sering disebut dataran aluvial.Biasanya dataran aluvial mempunyai tanah yang subur dan sangat baik untuk daerah pertanian, permukiman, atau juga untuk industri.Hal ini didukung dengan ketersediaan air di dataran rendah yang umumnya melimpah karena endapan aluvium yang ada mampu menyerap dan menahan air di dalamnya.Bentang alam ini pada umumnya mempunyai udara yang panas.Akibatnya, bentuk rumah di daerah ini memiliki ventilasi yang lebar dan banyak sehingga memudahkan sirkulasi udara.Jenis pakaian juga dipilih dari kain yang relatif tipis dan menghindari pakaian dari bahan yang tebal.
Wilayah dataran rendah pada umumnya tanah relatif luas.Akibatnya, sarana dan prasarana mudah dibangun, tanahnya relatif subur, dan mempunyai cadangan air yang cukup banyak. Semua itu mendukung pertumbuhan daerah dataran rendah menjadi sebuah kota. Selain itu, juga mengakibatkan mata pencaharian penduduk yang bervariasi.
c.       Terhadap pendidikan
Pendidikan merupakan sebuah proses, bukan hanya sekedar mengembangkan aspek intelektual semata atau hanya sebagai transfer pengetahuan dari satu orang ke orang lain saja, tapi juga sebagai proses transformasi nilai dan pembentukan karakter dalam segala aspeknya. Dengan kata lain, pendidikan juga ikut berperan dalam membangun peradaban dan membangun masa depan bangsa.
anak-anak sekarang jauh lebih dewasa secara psikologis[10] dibanding umurnya, sedikitnya ada tiga factor yang mempengaruhi perkembangan anak-anak didik sekarang. Inilah yang penting bagi kita sebagai anak didik agar bisa lebih berhati-hati di dalam bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan.[11]
lingkungan. Ya, lingkungan-lah yang paling bertanggung jawab atas teronaninya anak-anak kita hingga menjadi dewasa sebelum waktunya.Bagaimana tidak, saat sekarang ini, para orang dewasa secara sadar atau tidak mengajari anak-anaknya untuk berpacaran. Saat ada teman lawan jenisnya datang ke rumah, biasanya sang ibu atau ayah akan pergi meninggalkan mereka berdua. Belum lagi lingkungan sekitar yang menunjukkan bagaimana muda-mudi yang berlalu lalang dengan pasangannya masing-masing dan menjadi pemandangan lumrah bagi anak-anak yang sedang asyik bermain.

C.    pengaruh alam terhadap pelapisan budaya dalam keanekaragaman
1.      Kondisi Kebudayaan
Kebudayaan merupakan hasil olah pikir manusia, baik yang bersifat abstrak maupun konkret.Dengan demikian, ruang lingkup kebudayaan sangat luas.Hasil kebudayaan tampak dalam bidang pemerintahan, hukum, adat-istiadat, agama, kesenian, bahasa, gagasan, ide, bentuk rumah, dan lain-lain. Dengan jumlah suku kurang lebih 370 suku bangsa, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya budaya. Setiap suku mempunyai hasil kebudayaan tersendiri.
Apa kaitannya antara kebudayaan dan kondisi alam[12]?
Ingatlah bahwa manusia selalu berusaha beradaptasi atau memanfaatkan lingkungannya untuk mempertahankan hidupnya. Penduduk yang menempati suatu wilayah akan terpengaruh dengan keadaan geografis wilayah tersebut.Contohnya, rumah adat sebagai hasil budaya.Di daerah yang memiliki hutan lebat dan banyak binatang buas, atau daerah berawa-rawa, bentuk rumahnya ialah rumah panggung.
Bandingkanlah cara berpakaian penduduk yang tinggal di pegunungan dan penduduk yang tinggal di tepi pantai. Penduduk daerah mana yang pakaiannya terbuat dari bahan yang relatif lebih tebal?Demikian juga dengan mata pencaharian penduduk. Misalnya, mereka yang tinggal di tepi pantai kebanyakan akan bekerja sebagai nelayan.

Bagaimana Bentang Alam mempengaruhi Ekonomi dan Budaya masyarakat yang ada di sekitarnya?
Bentang alam membentuk suatu kondisi biofisik yang mempengaruhi pola hidup penduduknya. Pengaruh bentang alam tersebut antara lain terwujud dalam kondisi perekonomian, penggunaan lahan, bahkan pola rumah mukim.
2.      Adat Istiadat
Adat istiadat merupakan tradisi atau kebiasaan yang dilakukan masyarakat secara turun temurun.Adat istiadat sangat dipengaruhi keadaan alam di mana manusia tinggal.Masyarakat di pedesaan masih memegang erat adat istiadat seperti hidup bergotong-royong, selamatan dan membuat sesaji. Para petani di pedesaan ada yang membuat sesaji ketika akan menanam bibit padi dan ketika panen. Para nelayan juga mempersembahkan sesaji untuk “dewa laut” ketika akan mencari ikan.

Masyarakat di pedesaan juga memiliki tradisi gotong-royong yang masih kuat.Hubungan antar warga di pedesaan sangat akrab.Mereka bahu membahu melakukan setiap pekerjaan tetangga yang membutuhkan bantuan.Seperti mendirikan rumah, memanen padi, membersihkan lingkungan dan sebagainya. Berbeda dengan masyarakat kota. Hubungan antar warga sangat renggang, bahkan kadang dengan tetangga tidak saling mengenal. Masyarakat di kota ketika akan membangun rumah harus menyewa orang lain.[13]
3.      Peralatan dan Perlengkapan Hidup Manusia
Peralatan dan perlengkapan hidup manusia antara lain berupa pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata dan alat transportasi. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia juga dipengaruhi oleh keadaan alam di mana mereka tinggal. Manusia banyak memanfaatkan apa yangada di lingkungannya untuk membuat peralatan dan perlengkapan hidup.
a.       Pakaian.
Kondisi alam juga berpengaruh pada ketebalan baju yang dikenakan manusia.Masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan, lebih sering mengenakan baju tebal. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah  kota atau pantai yang panas lebih sering menggunakan baju yang tipis dan mudah menyerap keringat.
b.      Rumah
Tak berbeda seperti pakaian, manusia dalam membuat rumah juga dipengaruhi oleh kondisi alam.Baik dalam hal bentuknya maupun bahan pembuatannya.Bahkan tempat membangun dan arah pintu rumah juga dipengaruhi kondisi alam.
Rumah-rumah di daerah yang jauh dari kota terbuat dari bahan-bahan yang ada di sekitar. Seperti kayu, bambu dan dedaunan untuk atapnya.Di daerah pantai masyarakatnya membuat rumah panggung agar tidak terkena air laut.Di tempat yang banyak binatang buas juga dibangun rumah panggung.
c.       Alat transportasi
Kondisi alam juga berpengaruh pada alat trasportasi yang digunakan manusia. Daerah-daerah yang belum dibangun jalan raya sulit dijangkau dengan kendaraan seperti di kota.
Di Kalimantan yang masih penuh dengan hutan lebat, namun banyak sungai, transportasi utama mereka adalah transportasi air.Mereka menggunakan berbagai jenis perahu dan rakit untuk segala kebutuhan pengangkutan. Di Kalimantan yang masih penuh dengan hutan lebat, namun banyak sungai, transportasi utama mereka adalah transportasi air.Mereka menggunakan berbagai jenis perahu dan rakit untuk segala kebutuhan pengangkutan.Begutupun jakart yang sebagian besar wilayahnya adalah perkotaan dan sudah banyak dibangun jaln-jalan raya maka alat transportasi yang paling utama adalah kendaraan bermotor.[14]
4.      Bahasa
Untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain manusia membutuhkan bahasa. Di Indonesia terdapat ratusan bahasa daerah dengan logat yang berbeda-beda pula. Dahulu sebenarnya nenek moyang bangsa Indonesia adalah sama. Tentunya bahasa yang digunakan juga sama. Kemudian mereka menyebar dan menetap di banyak tempat di Nusantara.Nah, karena terhalang oleh alam seperti gunung, laut dan sungai mereka tidak pernah berhubungan lagi. Maka dalam jangka waktu yang cukup lama terbentuklah suku-suku bangsa dengan bahasa daerah yang berbeda satu sama lain.
Walaupun demikian, karena berasal dari bahasa induk yang sama kadang kita jumpai kata-kata yang sama di beberapa daerah. Misalnya kata budal, mulih, peken di Bahasa Jawa juga terdapat di Bahasa Bali.
5.      Makanan
Di Indonesia sebagian besar penduduknya makan nasi sebagai makanan pokok.Di beberapa tempat seperti di Papua makanan pokok mereka adalah sagu. Sedangkan di Madura, makanan pokok mereka adalah jagung. Makanan, baik makanan pokok maupun yang lainnya tak lepas dari potensi alam yang ada di setiap daerah. Di daerah-daerah pantai misalnya, ikan laut merupakan menu utama masyarakat yang ada di sana.
6.      Kesenian
Kesenian  merupakan segala sesuatu yang indah. Manusia mengungkapkan rasa indah dalam dirinya dalam beraneka bentuk kesenian.Seperti tarian, lagu, lukisan ataupun tulisan.Segala bentuk kesenian tersebut tak lepas dari pengaruh kondisi alam yang ada di sekitar manusia. Sebab kesenian merupakan hasil pengolahan akal pikiran, perasaan yang digabungkan dengan apa yang dilihat manusia di alam. Tak jarang kesenian merupakan bentuk rasa takjub manusia pada keindahan alam ciptaan Tuhan.
Di Indonesia hampir setiap daerah memiliki kesenian khas.Sebagai contoh di Aceh terdapat tari Saman dan lagu Bungong Jeumpa.Di Sulawesi terdapat Tari Maengket dan lagu O Ina Nikeke.Di Papua terdapat Tari Sampari dan lagu Apuse. Ada pula bentuk kesenian lain seperti seni patung yang banyak dijumpai di Bali dan seni membatik yang terdapat di Jawa Tengah. Bila kita amati kesenian-kesenian daerah tersebut menggambarkan sifat dan karakter masyarakatnya.














BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Masyarakat tidak akan terbentuk tanpa adanya individu yang saling berinteraksi. Didalam masyarakat itulah terbentuk lapisan social masyarakat.Yang dimaksud lapisan social adalah pelapisan masyarakat. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan (status) yang sama menurut ukuran masyarakatnya berada dalam satu lapisan.Dalam sekumpulan masyarakat melahirkan suatu kebiasaaan yang berlangsung secara turun-temurun dan dilakukan secara terus menerus, yang disebut kebudayaan. Kebudayaan adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari geneasi kegenerasi.
Penduduk berusaha memenuhi kebutuhan ekonominya dengan cara beradapsi dengan alam dan memanfaatkan lingkungannya. Wilayah tempat tinggal membuat mata pencahariannya berbeda ada yang didaerah pegunungan, perkotaan, maupun pesisir. Lingkungan menjadi guru yang hebat bagi para muda mudi diera sekarang, dibandingkan dengan pendidikan formal alam jauh lebih cepat mentransfer hal hal yang sifatnya positif maupun negative, seperti halnya berpacaran yang sekarang bukan menjadi hal yang tabu lagi.
Kebudayaan yang beraneka ragam lahir dari adaptasi penduduk terhadap lingkungan. Sumber daya alam yang berlimpah menciptakan banyak sekali suku suku, seperti Indonesia yang kurang lebih  mempunyai 370 suku  bangsa. Setiap suku menghasilkan pemerintahan, hukum, adat istiadat, agama, kesenian dan bahasa.

B.     SARAN
Penulis berharap setelah membaca materi ini mahasiswa diharapkan dapat memahami pengertian pelapian social dan budaya serta dapat memahami pengaruh alam terhadap pelapisan social dan budaya serta  dalam kehidupan.








DAFTAR PUSTAKA
Aly, Abdullah dan Eny Rahma. 1998. Ilmu Alamiyah Dasar. Bumi aksana:Jakarta.
Nadirin. 2009. IAD,IBD DAN ISD. Buku Daros : Kudus.
Anonim. 2016. Alam. Wikipedia.org.com. 21-09-2016.
……….. 2015. Arti kata intervensi. www.kbbi.co.id. 21-09-2016.
……….. 2016. Budaya. Wikipedia.org.com. 23-09-2016.
……….. 2016. Kohonen. Kbbi.web.id. 23-09-2016.
……….. 2016. Abstrak. Id.wikipedia.org. 23-09-2016
……….. 2016. Lingkungan. Wikipedia.org. 23-09-2016
Rusmiati emi. 2014. Pengaruh alam terhadap ekonomi dan budaya. Norrohman.blogspot.co.id.23-09-2016.
Setiawan ebta. 2012. Arti heterogen. Kbbi.web.id. 21-09-2016.
Veldotevigen.2016. Apa yang dimaksud kondisi alam. Brainly.co.id. 23-09-2016


[1] Pengertian alam, wikipedia.org.com online
[2] Intervensi adalah campur tangan dalam perselisihan dua pihak (KBBI online)
[3]Heterogen adalah terdiri atas berbagai unsur yang berbeda sifat atau berlainan jenis; beraneka ragam (KBBI online)
[4]Buku iad hanif hal 245
[5] Budaya Wikipedia online
[6]Kohoren: bersangkut paut, bersangkutan (KBBI online)
[7]Superorganik: sebuah sifat. Artinya kebudayaan diwarskan turun temurun dari satu genetasi ke generasi berikutnya sehingga tetap hidup terus. (KBBI online)
[8]Abstrak: ringkasan singkat sebuah literatur atau tulisan
[9] Nadhirin Iad ibd isd hal 60
[10] Psikoogis ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah (Wikipedia online)
[11] Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam (Wikipedia online)
[12] Kondisi alam keadaan yang ada di alam (valdotarigan braily.co.id)
[13] Nadhirin iad ibd isd hal 133
[14] Pengaruh alam terhadap ekonomi dan budaya (nurrahman blogspot.co.id)
curahanhati